Ketika Warna “Keliru” Digunakan

Gara-gara politik, beberapa tatanan dalam kebudayaan kita menjadi “rusak”. Minimal disalahpahami, kadang ada juga dimanfaatkan atau orang menafsirkan lain. Agar sedikit lebih jelas, tulisan ini dibuat. Saya tertarik untuk membuat tulisan ini setelah menyaksikan foto di Radar Sulbar (hal. 9) beberapa waktu lalu, tentang pemenang Pemilihan Keke Muane Keke Baine di Mamuju. Bukan orangnya, tapi […]

Setiap Sore Dia Berteriak “Iiiiiialli Baaaau”

Faharuddin

Konsep “sibaliparriq” di Mandar sering dimaknai kerjasama antara suami dengan isteri. Bukan hanya itu. “Sibaliparriq” juga melibatkan anak-anak. Sebagaimana dalam keluarga Ammaq Ippang di Pambusuang, Kecamatan Balanipa, Polewali Mandar. Kecuali anak paling kecil, anaknya terlibat dalam membantu perekonomian keluarga. Setiap subuh Ammaq Ippang memulai aktivitas, memasak “apang” dan membakar “gogos”. Juga pernah menjual “pasoq”. Kue […]

Passapu, Fragmen Memori Hingga Praktek

Mengenakan destar copy

Saya pertama kali melihat orang Mandar mengenakan penutup kepala dari kain, waktu itu saya belum tahu istilahnya, adalah foto kakek saya. Namanya Kambong, bapaknya bapak. Tinggalnya di Mombi (salah satu desa di Kecamatan Alu). Kakek saya wafat sebelum saya lahir, jadi saya tidak pernah melihatnya langsung. Saya tak mempunyai perhatian khusus pada penutup kepala tersebut, […]

Menyoal Kalimat LALLA TASSISARA’ di Lambang Kabupaten Mamuju Tengah

Lambang Mateng dan Sulbar

Sebelum lambang tersebut disahkan oleh DPRD Kabupaten Mamuju Tengah, saya ingin memberi masukan terhadap lambang yang oleh para dewan juri, yang diputuskan sebagai pemenang sayembara lambang Kabupaten Mamuju Tengah. Grafis dan simbol-simbol di lambang tak saya bahas. Apapun simbol di situ terus penerjemahannya pas, dan “pas” di hati dewan juri, akan dijadikan pemenang. Hanya saja […]

Saeyyang Pattuqduq 04: Sebenarnya Kuda Tidak Menari

04_Saat mencoba menunggang kuda yang menari-nari_Istimewa

Berdasar dari pengamatan latihan dan beberapa kegiatan saeyyang pattuqduq, bisa dikatakan bahwa, meski diartikan sebagai “kuda yang menari-nari”, pada dasarnya kuda tersebut tidak menari sebagaimana pada manusia. Dengan kata lain, kuda tidak menari atas “kesadaran sendiri”, melainkan hasil dari “aksi yang menghasilkan reaksi”. Aksi adalah gerakan atau kode-kode tangan si pawang pada tali kekang yang […]

Saeyyang Pattuqduq 03: Seragamnya “Pasangang Mamea”

03_Pasangang mamea yang terbuat dari kertas minyak_Foto Muhammad Ridwan Alimuddin

Berdasar foto saeyyang pattuqduq yang diambil pada tahun 30-an, ternyata wanita atau gadis penunggang kuda tidak mengenakan baju. Hanya perhiasan yang menutupi dadanya. Tapi tidak ada keterangan, apakah anak itu tamat mengaji atau hanya menjadikan kuda sebagai kendaraan. Dalam sejarahnya, kostum atau pakaian wanita yang duduk di atas kuda tidaklah seperti sekarang ini. Bila memang […]

Saeyyang Pattuqduq 02: Menggambarkan Keteguhan Wanita Mandar

02_Seorang calon pissawe bersiap menunggang kuda. Seragamnya bersahaja tapi nampak anggun_Foto Muhammad Ridwan Alimuddin

Duduk di atas kuda yang menari-nari, sekilas terlihat mudah. Apalagi bila berpikir, pawang yang mengawal sang kuda akan membantu mengendalikan hewan itu. Tapi nyatanya, tak semudah itu. Tapi, bagi yang ingin naik sayyang pattuqdu, atau menjadi tomissawe, tidak perlu khawatir, sebab naik sayyang pattuqduq yang berarak keliling kampung ada yang menjaga. Selain pawang kuda, juga ada passarung, yaitu […]

Saeyyang Pattuqduq 01: Simbol Penyatuan Islam dan Tradisi Mandar

01_Tomissawe di atas saeyyang pattuqduq umumnya terdiri dari dua orang. Salah satunya adalah gadis yang khatam Al Quran mengenakan pakaian ala wanita yang baru datang dari ibadah haji_Foto Muhammad Ridwan

Sama seperti perahu sandeq, tradisi saeyyang pattuqduq saat ini, sebagian, digunakan untuk kegiatan yang jauh atau tak terbayangkan oleh nenek moyang kita dahulu ketika mencetuskannya. Sebagai duta budaya. Dulu sandeq hanya sebagai perahu yang digunakan membawa barang dagangan ke tempat atau pulau lain atau untuk menangkap ikan. Saat ini dibawa ke mana-mana, sampai luar negeri, […]

Tentang Lagu To Pole di Balitung (02)

I Calo Ammana Wewang

To Pole di Balitung berarti yang datang dari Belitung. Pemahaman selama ini, lagu tersebut merujuk pada I Calo Ammana Wewang, sebab memang dia yang bergelar demikian. Tapi oleh Syaiful Sinrang lebih memilih berpendapat bahwa lagu tersebut sebenarnya ditujukan Maraqdia Sendana yang wafat di Balitung (maka gelar anumertanya To Matindo di Balitung, yang dimakamkan di Balitung). […]

Tentang Lagu To Pole di Balitung (01)

bangka-belitung-satellite-1024x596

Irama melankolis yang paling mudah saya nyanyikan untuk menidurkan anak, kala diayung, adalah To Pole di Balitung. Beberapa syairnya saya hafal, sebagian besar tidak. Jadi, ketika tiba di bagian yang tak dihapal atau lupa, maka yang keluar dari mulut adalan “Na na naaaa na na …” Ada sih lagu-lagu Mandar yang lain, tapi iramanya riang. […]

“Paqoronni Ayu”, Pemburu Kayu di Derasnya Sungai Mandar

D3X_9841

Kata “mandar” adalah nama sungai. Tak salah bila dikatakan bahwa peradaban Suku Mandar adalah peradaban air: sungai dan laut. “DNA” sebagai orang yang akrab dengan sungai masih bisa dilihat saat ini, dalam darah para pemburu kayu hanyut. Mereka adalah “paqoronni ayu”. Setiap musim barat, kala hujan lebih sering turun yang berakibat naiknya debit aliran Sungai […]

Sipamandaq untuk Indonesia

Penari latihan di Lapangan Orion Karama copy

Berikut ini adalah narasi yang akan dibacakan ketika tim pawai Sulawesi Barat melintas di depan panggung kehormatan atau di halaman Istana Negara: Tiga abad yang lalu, tujuh kerajaan di pantai dan tujuh kerajaan di pegunungan, di bagian barat Pulau Sulawesi bersepekat untuk bersatu. Mereka berikrar SIPAMANDAQ, yaitu bersifat seperti sungai: berasal dari banyak anak sungai, […]

Hak Paten Atas (Corak) Sutra Mandar (02/selesai)

Penenun_04

Hak paten menurut Undang-undang No. 14 Tahun 2001 adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi selama waktu tertentu. Untuk memperoleh paten yang di dalamnya ada hak eksklusif atas suatu temuan di bidang teknologi ada persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satu persyaratan tersebut adalah persyaratan yang bersifat substantif. […]

Hak Paten Atas (Corak) Sutra Mandar (01)

Penenun_03

Saya tidak langsung balik ke rumah saat baru pulang dari Jepang. Ada acara penting yang ingin saya hadiri, yakni diskusi budaya Mandar di Polewali. Dalam satu kurun waktu yang berdekatan, tiga puncak kebudayaan Mandar di unsur teknologi dibicarakan: di Jepang mengenai hukum tentang rumpon, di Mandar tentang upaya patenisasi sandeq dan corak sutra Mandar. Kejadian […]