Selalu Ada Harmoni di “Kandang”

Gogos_04

“Kandang” yang bukan kandang ada di Tinambung. “Kandang” adalah “rendezvous” (tempat bertemu) paling ampuh di Tinambung. “Nanti kita ketemu di kandang ya,” semua orang akan langsung tahu. Walau di Tinambung sendiri dan sekitarnya ada ratusan kandang. “Kandang” yang dimaksud adalah perempatan jalan; persimpangan jalan antara jalan yang menuju Tutallu – Karama dengan jalan trans Sulawesi [...]

Mendekat ke Kilang

Diskusi di atas kapal Vier Navigator

Pelayaran ke Pulau Lere-lerekang (04) Pelayaran pertama, kedua dan ketiga hanya bekas pondasi menara suar tak jauh dari pulau. Pelayaran keempat, sekitar 100 meter dari pulau, telah ada menara suar baru. Entah kapan dibangun, entah siapa yang bangun. Itulah perbedaan mencolok atau kondisi terbaru yang ada di sekitar Pulau Lere-lerekang dibanding dengan kunjungan sebelumnya. Terlepas [...]

Lautnya Sulbar Ternyata Terbagi-bagi

PETA. Simulasi batas Provinsi Sulawesi Barat. Garis kuning bila berdasar Permendagri 1-2006. Garis merah bila hanya menarik garis yang menghubungkan titik-titik terluar Provinsi Sulawesi Barat. Kotak hijau adalah lokasi anjungan gas yang saat ini diba

Pelayaran ke Pulau Lere-lerekang (03) Dalam penentuan batas antar provinsi dengan menggunakan peta, diistilahkan “Survey and Delimitation”, peta yang digunakan adalah peta Lingkungan Laut Nasional (LLN) Skala 1:500.000. Khusus untuk pesisir barat Pulau Sulawesi atau Selat Makassar dari utara ke selatan (perbatasan dengan Malaysia/Filipina) hingga Laut Flores/Laut Jawa telah saya miliki beberapa tahun lalu, sejak [...]

Memperjuangkan Mempertahankan Lere-lerekang

Rombongan Muspida Majene berposes di papan nama yang dirusak di Pulau Lerelerekang (insert foto pemasangan papan nama November 2011 lalu)_Foto M Ridwan

Pelayaran ke Lere-lerekang (02) Empat kali perahu karet bolak-balik dari KM Napoleon ke Pulau Lere-lerekang, guna menurunkan semua penumpang, kecuali beberapa awak yang tetap berada di kapal. Ada rasa penasaran bukan hanya yang pertama kali menjejakkan kaki di pulau yang dibicarakan tiga tahun terakhir ini, tapi juga yang sering datang. Soalnya, dari kejauhan, sepertinya ada [...]

Kali Ini Bupati Ikut Berlayar

D3X_0537

Pelayaran ke Lere-lerekang (01) “Tongani mallimbang limbong // Pulau Lerelerekang // I’dai lalllaq // di wanua Majeneq” demikian bait “kalindaqdaq” yang spontan disyairkan Bapak Syamsuddin Ahmad, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Majene sesaat setelah tiba di Pulau Lere-lerekang (Selasa, 4/6). Perjalanan dari Kota Majene makan waktu lebih sepuluh jam, berangkat malam tiba pagi. [...]

Berburu Penja di Muara Mandar (02)

DSC_5822

Sesaat setelah ditangkap, “penja” yang ditampung dalam ember dibawa ke pasar. Yang membawa ke pasar bisa sang isteri nelayan, bisa juga “pappalele”, yang menunggu nelayan di daratan. Kadang “pappalele” langsung ke daerah penangkapan. Dari situ, ikan dibawa ke pasar ikan Tinambung. Waktu foto ini diambil, pasar masih berada di pinggir Sungai Mandar, ujung jembatan. Di [...]

Berburu Penja di Muara Mandar (01)

DSC_5440

“Penja”, walau saya pernah kuliah di Jurusan Perikanan sembilan tahun, saat ini saya belum tahu apa nama ilmiahnya. Ada yang mengatakan bahwa bahasa Indonesia-nya ikan seribu. Konon, sebagaimana kepercayaan beberapa orang Mandar, ikan ini turun dari langit, di kala hujan, pada musim tertentu. Itulah sebab ikan ini kadang juga disebut “tomanurung”, sebagaimana orang Mandar juga [...]

Suremana, “Sureq” Orang “Mene”

Ekspresi kegembiraan saat memasuki wilayah Provinsi Sulawesi Tengah sesaat setelah melintas Sungai Suremana. Foto diambil dari kamera yang menempel di helm

Ekspedisi Bumi Mandar (16/Selesai) Minggu, 26 Mei, Ekspedisi Bumi Mandar menempuh perjalanan dari Korossa ke Pasangkayu. Merupakan perjalanan terlama dan terjauh sepanjang ekspedisi, berangkat sekitar jam tujuh pagi, tiba menjelang jam lima sore. Dengan jarak tempuh lebih 100 km. Perjalanan yang cukup membuat otot lengan, paha dan betis dipenuhi asam laktat. Ketika diam beberapa lama, [...]

Berniat Menghentikan Ekspedisi

Seorang pelajar di Bambalamotu Mamuju Utara berusaha memperbaiki rantai sepedanya yang rusak di perjalan. Yang penting dalam perjalanan jauh adalah semangat untuk tidak menyerah

Ekspedisi Bumi Mandar (15) Walau jelas di sepedaku yang paling besar teks-nya adalah Pacific (jenis Mountain Bike Tranzline 500), tapi agak ragu apakah merek (ataupun merek lain, misalnya saya tidak menggunakan Pacific tapi menggunakan Polygon atau Specialized, atau merek lain) tersebut menjadi penentu lancar-lancarnya saja Ekspedisi Bumi Mandar. Saya ajukan pertanyaan ini, sebab di sepeda [...]

“Benu”, “Kaqdaro” dan “Bokaq”

Pengolahan kelapa di Martasari Mamuju Utara

Ekspedisi Bumi Mandar (14) Tiga kata di judul bila disingkat dalam satu kata maka menjadi “anjoro” atau kelapa. Sengaja menggunakan Bahasa Mandar sebab satu-satunya buah yang signifikan perannya dalam peradaban atau sejarah Mandar hanyalah kelapa. Tak ada yang lain. Sepanjang perjalanan Ekspedisi Bumi Mandar di jalan trans Sulawesi yang berada di Provinsi Sulawesi Barat, kabupaten [...]

Diaspora Orang Mandar di Mandar

Jembatan Sungai Majene terletak di suatu kampung yang bernama Majene yang berjarak lebih 400 km dari Kabupaten Majene

Ekspedisi Bumi Mandar (13) Diaspora dapat diartikan sebagai persebaran. Dalam istilah biologi, serbuk bunga yang tersebar kemana-mana, biasanya oleh hembusan angin, disebut diaspora. Sedang dalam antropologi, diaspora itu identi dengan merantau atau melakukan migrasi. Ada banyak penelitian atau tulisan mengenai diaspora tentang orang Bugis di Nusantara, tapi tentang orang Mandar masih sangat sedikit. Persebaran orang [...]

Kampung Halamanku, Paku Sampai Suremana

Lonely rider

Ekspedisi Bumi Mandar (12) “Memula mellamba dini di Paku // Naung di Suremana // Sanging maquwwa pirandi anna pole // Sitonganna sau dipau // Saemi dipanniaqi // Puangdi tia tammappasilolongang // Salamaq wattunna dipelei // Onncommi dipolei // … (tak terdengar jelas) // Litaq pembolongataq // …” Lagu legendaris Mandar di atas adalah salah satu [...]

Topoyo, Riwayatmu Kini

Calon kantor sementara Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah

Ekspedisi Bumi Mandar (11) Sejarah beberapa kampung atau pemukiman di Sulawesi Barat tak bisa lepas dari pengaruh para pendatang. Baik suku-suku di Pulau Sulawesi maupun yang dari Jawa, Bali dan Lombok. Yang paling berpengaruh dan terkenal adalah orang Jawa. Pertama adalah Wonomulyo yang oleh orang Mandar disebut “Kappung Jawa” atau perkampungan orang Jawa. Sejarah Wonomluyo [...]

Ekspedisi Ini Merekam Perubahan

masak pakai kompor gas mini di Desa Polopalereng Kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju

Ekspedisi Bumi Mandar (10) Kedua kalinya berkemah di bawah atap. Pertama di mesjid Syuhada Totolisi Selatan (15/5), kedua, malam ini (22/5) di Pololereng, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju. Bedanya, saat ini tenda berada di bawah atap balai desa. Baik balai desa dan kantor desanya sama-sama tak terawat. Untung juga, soalnya kalau terawat, mungkin saya pikir-pikir untuk [...]